Lomba Kereta Balon

Hari Ibu, Ini Pesan Istri Bupati Luwu

Lomba Kereta Balon

Lomba Kereta Balon

Luwu–Pembukaan lomba dalam rangka Hari Ibu ke – 90 dan HUT DWP Kk – 19 tingkat Kabupaten Luwu Tahun 2018, resmi dibuka di Lapangan Andi Attas, Kecamatan Bajo.

Acara yang dihadiri Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher ini, dihadiri Ketua Organisasi Gabungan DWP Luwu, H Andi Tenri Karta serta seluruh gabungan Ketua Organisasi Darma wanita Luwu, camat, desa, lurah dan seluruh unsur SKPD dan OPD.

Maksud dari pelaksanaan kegiatan ini menurut ketua panitia kegiatan, Rafika Liakat adalah untuk meningkatkan peran perempuan dalam setiap aspek kehidupan  menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan serta mendorong terwujudnya kesetaraan antar perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Senada dikatakan Ketua Organisasi Gabungan Darma Wanita Kabupaten Luwu, Hj Andi Tenri Karta, bahwa lomba yang dihelat ini tidak sekedar untuk menciptakan kemeriahan sesaat tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah kerja nyata PKK dan darmawanita persatuan dalam usahanya selama ini dalam memberdayakan dan mensejahterakan keluarga.

“Kegiatan ini merupakan wadah untuk meningkatkan semangat dan tali silaturahmi untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam berbagai rangkaian kegiatan lomba agar menjadi keluarga sehat perempuan yang hebat dan perempuan berdaya. Saya menucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua unsur yang sudah menyenggarakan acara ini,” ujar istri Bupati Luwu ini.

Wakil bupati luwu H Amru Saher pula mengucapkan selamat hari ibu kepada seluruh yang hadir di acara tersebut karena menurutnya peringatan ini sangat luar biasa untuk semua orang.

“Peringatan hari ibu harus kita lakukan walaupun hari ini sebenarnyak harus dilakukan setiap hari karena tanpa ibu tidak akan dan sukses seperti sekarang ini karena doa ibu menjadi syarat utama kita semua menjadi sukses, sehat, kuat dan produktif seperti saat ini. Banyak momentum banyak kata-kata bijak dan nasehat yang diajarkan orang tua kita, tidak ada kesuksesan yang dicapai kalau tidak ada figur yang kuat di belakang kita,” ujarnya.

Di akhir acara, dilanjutkan dengan berbagai lomba seperti kereta balon, lari larung estafet dan lomba nakiak yang diikuti oleh ibu-ibu PKK. (rilis)

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *