Amru Saher saat menyalami salah seorang peserta diklat prajabatan.

Amru Saher Tutup Diklat Prajabatan Golongan II dan III

Amru Saher saat menyalami salah seorang peserta diklat prajabatan.

Amru Saher saat menyalami salah seorang peserta diklat prajabatan.

Luwu–Wakil Bupati Luwu, Amru Saher secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II & III angkatan 28, 29, 30, dan 31, Selasa (17/7/2018) kemarin.

Penutupan juga dihadiri Asisten Pemerintahan Luwu, H Andi Mudzakkir, Kepala BKD yang juga selaku Ketua Panitia, H Sulaiman, Kepala Dinas Satpol PP Luwu Andi Iskandar, dan para kepala bagian lingkup SKPD Pemkab Luwu.

Di hadapan peserta, Amru Saher mengucapkan selamat kepada 158 orang peserta diklat yang lulus. Amru juga berharap seluruh materi yang diterima selama proses prajabatan agar dipedomani dalam melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya berharap materi yang didapat bisa menjadi bekal kita agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan di masyarakat. Setiap ikatan pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi tanggung jawab bagi kita bersama. Kualitas pelayanan menjadi penentu pemerintah di mata masyarakat. Kita harus mengedepankan kepemimpinan dan rasa tanggung jawab tinggi,” kata Amru Saher.

Dia menambahkan, peran ASN ke depan dituntut untuk lebih profesional dalam menjalankan tupoksi yang diemban. Ini artinya ASN selalu dituntut meningkatkan kemampuannya, khususnya ASN yang memiliki tugas sebagai bidan agar pelayanan kesehatan bisa lancar.

Untuk itu sangat penting ditingkakan potensi di bidang masing-masing dan senantiasa menjaga loyalitas kepada pimpinan. “Loyalitas sebagai ASN itu sangat penting. Tugas bidan memang sangat berat. Dalam implementasi tugasnya di lapangan, peran bidan selalu berhadapan dengan berbagai elemen masyarakat khususnya kalangam ibu-ibu. Tentu sangat dibutuhkan layanan prima,” kata Amru Saher

Menurutnya, pelayanan dasar kesehatan yang diemban bidan sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, termasuk ibu hamil. Bidan bertugas mengembangkan pelayanan dasar kesehatan terutama pelayanan kebidanan untuk individu, keluarga kelompok khusus, dan masyarakat di wilayah kerja dengan melibatkan masyarakat.

“Bidan juga bertugas mengkaji kebutuhan terutama yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anak untuk meningkatkan serta mengembangkan program pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya bersama tim kesehatan dan pemuka masyarakat,” kata Amru Saher. (@)

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *