Amru Saher

Wabup Resmikan Pasar Larompong

Amru Saher

Amru Saher saat gunting pita menandai peresmian pasar Larompong.

Luwu–Guna memperlancar perekonomian warga Kabupaten Luwu, Pemerintah Kabupaten Luwu meresmikan pasar Tradisional Modern Larompong, Jumat (9/2) di halaman Pasar Larompong, Kelurahan Larompong.

Pasar Tradisional Modern Larompong ini diresmikan Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher. Dalam sambutannya, Amru mengimbau agar pasar ini diberikan kepada pedagang di Larompong, tidak boleh ada orang lain dari luar yang masuk.

“Alhamdulillah sama dengan pasar Belopa yang sebelumnya kami rekolasi pedagang, sehingga semua sudah terakomodir di sana. Pasar ini dibangun tujuannya untuk memperlancar roda perekonomian di Luwu serta menambah pendapatan demi mensejahterakan warga di Larompong,” ucap Amru.

Kepada para pedagang, lanjut Amru, jika ada orang luar yang masuk, atau tidak mempergunakan los atau kiosnya selama jangka waktu 3 bulan maka, ia meminta agar dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Luwu.

“Ke depan kami akan mempercantik pasar Larompong ini. Kami ingin agar bangunan pasar ini dijaga bersama disesuaikan dengan fungsinya. Kalau ada pedagang yang tidak mengfungsionalkan bangunan pasar ini maka akan kita ganti. Kalau tidak di fungsionalkan selama 3 bulan maka akan kita ganti dengan pedagang yang lain,” tegas Amru.

Amru berharap agar pasar ini harus di fungsikan sebagaimana mestinya. Semua yang masih kurang akan diperbaiki, termasuk halaman, jalan, serta pembuangan limbahnya. Sementara itu, fasilitas yang ada dipasar semua digratiskan.

“Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, menyampaikan kepada saya, bahwa sejak difungsikannnya pasar ini maka Bupati Luwu memberikan bonus, selama 3 bulan dibebaskan retribusi,” tutup Amru Saher.

Hadir dalam peresmian ini Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, Asisten I Pemkab Luwu, Andi Muzakkir, Kadis Perdagangan, Hj Wahida, Kajari Belopa, Gede Edy Bujayanasa, Direktur PDAM Luwu, Saharuddin, Kasatpol PP, Andi Iskandar, Kepala BPBD, Jidah, Kadis Perikanan, Andi Fatahillah, Kabag Humas Pemkab Luwu, Ansir Ismu, serta para pedagang.

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *