Bupati Andi Mudzakkar saat membawakan sambutan pada pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading

Ini Kenangan Cakka pada Mantan Dandim 1403 Sawerigading

Bupati Andi Mudzakkar saat membawakan sambutan pada pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading

Bupati Andi Mudzakkar saat membawakan sambutan pada pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading

Luwu–Banyak kenangan manis Bupati Luwu, Andi Mudzakkar pada sosok mantan Dandim 1403 Sawerigading, Cecep Tendi Sutandi.

Kenangan itu diungkapkan Cakka, sapaan Mudzakkar saat membawakan sambutan pada pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading, Senin (22/1) malam di Gedung Saodenrae, Kota Palopo.

Dikatakan Cakka, pada sosok Cecep Tendi ada dua hal yang tidak bisa dilupakan dan akan dikenang. Pertama, saat dirinya dan Cecep berbeda pendapat soal penetapan harga beras.

“Kami beda pendapat. Pemerintah lain dan pihak TNI juga lain. Saya konfrensi pers, pak dandim juga melakukan hal yang sama. Tapi masalah ini akhirnya menemui titik temu,” kata Cakka.

Kenangan selanjutnya menurut Cakka adalah saat terjadinya peristiwa jatuhnya pesawat Aviastar di bukit Bajaja, Latimojong. Di situ saya ambil alih komando, karena sedikit ada selisih paham antara pihak kepolisian dam TNI.

“Karena ini menyangkut kepentingan orang banyak, waktu peristiwa itu saya sempat ambil alih komando. Biasalah di lapangan. Ada sedikit masalah,” ujarnya.

Kepada penjabat baru Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inv. M Imasfy, Cakka mengungkapkan, Luwu Raya adalah satu keluarga yang diikat rasa kekeluargaan.

“Kami hanya dibatasi dalam hal administrasi batas wilayan saja. Tapi pada dasarnya kami satu. Diikat oleh budaya yang sama. Menjunjung nilai kemuliaan. Kemuliaan itu akan selalu ada jika semua pejabatnya tidak silau akan harta. Tidak tuli pada saran dan kritikan dan tidak terlena dengan sanjungan,” tegas Cakka.

Cecep Tendi Sutandi yang sebelumnya menjabat Dandim 1403 Sawerigading, pindah tugas ke wilayah Ambon menjabat sebagai Waaster Kasdam Kodam XVI Pattimura.

Sementara Letkol Inf M Imasfy, sebelumnya menjabat sebagai Dandeninteldam XIV Hasanuddin. (@)

 

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *