Bupati Mudzakkar melintas di atas jembatan Paccerakang.

Cakka Resmikan Jembatan Paccerakang

Bupati Mudzakkar melintas di atas jembatan Paccerakang.

Bupati Mudzakkar melintas di atas jembatan Paccerakang.

Luwu–Penantian panjang warga Paccerakang selama 46 tahun telah usai dengan hadirnya jembatan permanen  sepanjang 70 meter dan lebar 5meter di Paccerakang

Itu ditandai dengan diresmikannya jembatan dilakukan Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, Senin (4/12), yang disaksikan ratusan warga desa, para pimpinan SKPD termasuk Kajari Belopa, Gede Edy Bujanayasa dan Forum Muspida Luwu.

Dalam bincang acara, penantian masyarakat Paccerakang akan jembatan permanen dituturkan Kepala Desa Paccerakang, Galaluddin Banneringgi. Ia mengatakan, sejak tahun 1971 masyarakat sudah memimpikan adanya jembatan di desanya. Selama ini, mereka hanya melewati jembatan gantung ke desa tetangga.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Luwu. Kami sangat bahagia. Bayangkan selama 46 tahun jembatan ini kami tunggu dan barulah di periode bapak bupati Cakka ini terwujud,” kata Galauddin. .

Sementara itu, di depan warga dua desa, Cakka mengatakan, rampungnya pembangunan jembatan Pacerakang berkat kerja sama semua pihak. Jika kebersamaan serta toleransi tidak di pupuk jangan harap pembangunan jembatan ini rampung dan Luwu akan kembali ke jaman dahulu.

“Jembatan ini hanya sebagaian kecil dari bentuk kerja sama dan tolenrasi. Tahun depan kita akan aspal lagi jalan ini. Jika bibit intoleransi tumbuh di kalangan masyarakat, yakin saja pembangunan tidak akan berjalan mulus,” beber bupati yang akrab di sapa Cakka ini. (@)

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *