IMG-20170507-WA0002

Cakka Terima MPPI Award di Aceh

IMG-20170507-WA0002

Bupati Luwu, Andi Mudzakkar menerima MPPI Award, yang diserahkan Ketua Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia, Djafar Hapsa.

Luwu,SulSel–Sebanyak 10 Kepala daerah di Indonesia menerima penghargaan Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) Award dari Universitas Muhammadiyah Banda Aceh di Propinsi Aceh, minggu, (7/5) kemarin.

Penghargaan MPPI Award, juga diterima Bupati Luwu, Andi Mudzakkar alias Cakka yang diserahkan oleh Ketua Masyarakat Perbenihan dan Pembibitan Indonesia, Djafar Hapsah.

Selain Cakka, kepala daerah lain yang ikut menerima MPPI Award, yakni, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Aceh, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Dompu, Bupati Sorong Selatan, Bupati Kepulauan Banggai, Bupati Bener Meriah Aceh dan Taman Buah Mekarsari.

Kepala daerah (Kada) yang menerima pengharhaan ini adalah kepala daerah yang masuk sebagai 10 kabupaten terbaik dalam pengelolaan bidang pertanian.

Bupati Luwu yang dihubungi via phone di Banda Aceh menjelaskan, penghargaan yang diterima Kabupaten Luwu masuk dalam kategori pelestari plasma nutfa dan penggerak industri perbenihan nasional.

Menurut Cakka, tahun 2017 ini, Luwu sudah mampu menjadi kabupaten mandiri benih. Ia menjelaskan, kabupaten mandiri benih adalah kabupaten yang mampu memproduksi benih sendiri bahkan mampu menjadikan produksi benih sebagai pendapatan petani.

“Petani di Luwu tidak hanya mampu menghasilkan gabah dan beras, tetapi juga mampu memproduksi benih sendiri. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Luwu telah meminta kepada kementerian pertanian agar tidak mengirim benih ke Luwu sebagai bantuan tetapi membeli benih petani,” ujarnya.

Dijelaskan Cakka, bantuan bibit yang turun dari pemerintah pusat kadang tidak pas dengan masa tanam sehingga terkesan mubassir. Maka dari itu, dirinya sudah meminta agar pemerintah pusat membeli bibit petani di Luwu untuk selanjutnya diserahkan sebagai bantuan.

“Dengan begini petani kita akan diuntungkan, selain itu tidak kalah penting pembagian bibit ke petani akan sesuai dengan masa tanam, tidak ada yang mubassir, petani untung dan sejahtera,” jelasnya.

Ditambahkan Cakka, terkait suksesnya program mandiri benih di Luwu, dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, untuk menghadirkan Presiden Jokowi Dodo melihat langsung penerapan pengelolaan benih di Luwu.

“Insyaallah, kami akan undang Presiden Jokowi untuk datang di Luwu menyaksikan bagaimana sebenarnya pengeloaan benih dengan tidak lagi bergantung pada stok nasional,” kunci Cakka.(@)

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *